Mengisi form tagihan: pajak per baris, diskon, ongkir, dan pemotongan PPh

Penjelasan setiap kolom form penawaran, pemesanan, dan tagihan, cara hitung pajak per baris, harga termasuk pajak, biaya pengiriman, dan pemotongan PPh.

Untuk: Pemilik, Pengelola, KeuanganMulai paket ProDiperbarui

Form Penawaran, Pemesanan, dan Tagihan memakai susunan yang sama. Artikel ini menjelaskan setiap kolom, cara KasirXpert menghitung total, serta pajak per baris, ongkos kirim, dan pemotongan PPh.

Sebelum mulai

  • Peran: pemilik, pengelola, atau staf dengan izin Keuangan. Pada peran kustom, butuh hak Penawaran, pesanan & faktur › Buat.
  • Paket: mulai paket Pro, juga selama uji coba 14 hari.
  • Form ini hanya ada di dashboard web. Aplikasi Android memakai form lama dengan satu tarif pajak per dokumen.

Membuka form

  1. Buka Produk & stok › Penjualan › Tagihan (atau Penawaran / Pemesanan).
  2. Klik Tambah. Halaman Tambah Tagihan terbuka.
  3. Isi bagian atas, tambah baris barang, lalu periksa blok total di kanan bawah.

Bagian atas form

KolomIsi / fungsiContohBawaan
Ambil dariSalin barang dari dokumen sebelumnya. Hanya saat membuat dokumen baruPengiriman SD/00031Kosong
Pelanggan (wajib)Pelanggan yang ditagih. Bisa dicari, atau tambah lewat Tambah kontak baruCV Maju BersamaKosong
NomorDibuat otomatis oleh sistem. Draf tagihan baru bernomor saat terbitINV/00012"Otomatis"
Tgl. Transaksi (wajib)Tanggal dokumen. Tidak boleh setelah hari ini29/10/2026Hari ini
Tgl. Jatuh TempoTagihan dan pemesanan. Tanggal transaksi + termin, bisa diubah manual28/11/2026Tagihan: +30 hari. Pemesanan: kosong
KadaluarsaKhusus penawaran. Batas penawaran berlaku12/11/2026+14 hari
TerminTagihan dan pemesanan. Cash on Delivery (0 hari), Net 7, Net 14, Net 15, Net 30, Net 45, Net 60, Net 90Net 30Tempo bawaan pelanggan, atau Net 30 untuk tagihan
GudangOutlet asal barang. Tampil bila outlet lebih dari satuGudang UtamaOutlet aktif
ReferensiNomor PO dari pelangganPO-MB/2026/118Kosong
TagLabel bebas untuk menyaring dokumen. Maksimal 10 tag, masing-masing 30 hurufproyek-rukoKosong
Perkiraan Tingkat KeberhasilanKhusus penawaran. Peluang penawaran disetujui, 0–100 %60Kosong

Dua tautan di bawahnya membuka isian tambahan:

  • Tampilkan Sales Person: nama penjual, teks bebas maksimal 80 huruf. Dipakai laporan Penjualan per Sales Person.
  • Tampilkan Informasi Pengiriman: Penerima, Telepon, Tanggal Pengiriman, Alamat, Ekspedisi/Kurir, Nama Pengemudi, No. Kendaraan, dan Nomor Resi. Tercetak di dokumen.

Menambah baris barang

  1. Ketik di Cari produk untuk ditambahkan (nama / SKU / barcode)…, lalu pilih produknya. Atau arahkan scanner ke kolom Scan Barcode/SKU dan tekan Enter.
  2. Scan produk yang sama lagi untuk menaikkan kuantitasnya.
  3. Sakelar Tambah baris otomatis (menyala) menyediakan satu baris kosong di bawah. Klik Tambah baris untuk baris manual.
  4. Lewat menu ⋯ di ujung baris, pilih Duplikat baris atau Hapus baris.
Kolom barisIsi / fungsiContohBawaan
ProdukBarang atau jasa. Barang bervarian wajib dipilih variannyaSemen 50 kg—
DeskripsiKeterangan tambahan yang tercetakTipe PCCKosong
KuantitasJumlah, maksimal 3 angka di belakang koma501
SatuanSatuan produk. Hanya dibacasakSatuan produk
DiskonAngka dengan pilihan % atau Rp5%Kosong
HargaHarga per satuan65.000Harga jual produk
PajakTanpa pajak, PPN 11%, atau PB1 10%PPN 11%Tanpa pajak
Jumlah (tagihan) / Total (penawaran, pemesanan)Kuantitas × harga − diskon + pajak baris. Bila Harga termasuk pajak menyala, pajak tidak ditambahkan lagi. Dihitung otomatis3.427.125—

Di bawah nama produk ada tautan Riwayat harga. Bila produk pernah dijual ke pelanggan ini, tautannya berbunyi "Terakhir ke pelanggan ini: …". Lihat riwayat harga.

Blok total di kanan bawah

BarisIsi / fungsiBawaan
Sub TotalJumlah semua baris sebelum pajak—
Tambahan DiskonPotongan untuk seluruh dokumen, dalam % atau Rp0
Nilai diskonNilai rupiah Tambahan Diskon. Tampil bila diskonnya dalam %—
Biaya pengirimanOngkos kirim yang ditagihkan. Tanpa pajak dan tanpa stok0
Biaya TransaksiBiaya lain, misalnya biaya admin bank0
PajakJumlah pajak semua baris. Tampil bila lebih dari 0—
TotalSub Total − Tambahan Diskon + Pajak + Biaya pengiriman + Biaya Transaksi—
PemotonganKhusus tagihan. Nama, lalu tarif % atau jumlah RpKosong
Uang mukaKhusus tagihan dari pemesanan yang punya uang muka. Hanya dibaca—
Sisa TagihanTotal − Pemotongan − Uang muka—

Kotak Pesan di kiri bawah tercetak di dokumen. Pakai untuk syarat pembayaran atau nomor rekening. Maksimal 500 huruf.

Angka di layar hanya perkiraan. Server menghitung ulang dengan rumus yang sama saat dokumen disimpan.

Tombol simpan per jenis

DokumenTombolHasil
PenawaranSimpan / KirimDraft / Terkirim sekaligus membuka WhatsApp
PemesananSimpan sebagai Draft / SimpanDraft / Open
TagihanSimpan / Simpan & KirimDraft / langsung terbit
Dokumen yang sudah berjalanSimpan PerubahanMenyimpan perubahan. Lihat mengubah dokumen yang sudah terbit

Contoh hitungan pajak per baris

Toko Berkah Jaya menagih CV Maju Bersama:

ProdukKuantitasHargaDiskonPajakJumlah
Semen 50 kg50 sakRp65.0005% (Rp162.500)PPN 11%Rp3.427.125
Pasir2 m³Rp350.000—PPN 11%Rp777.000

Kolom Jumlah sudah termasuk pajak baris. Semen: Rp3.087.500 + PPN Rp339.625 = Rp3.427.125.

  • Sub Total: Rp3.087.500 + Rp700.000 = Rp3.787.500 (sebelum pajak)
  • Pajak: 11% × Rp3.787.500 = Rp416.625
  • Biaya pengiriman: Rp150.000
  • Total: Rp3.787.500 + Rp416.625 + Rp150.000 = Rp4.354.125

Tambahan Diskon tidak mengurangi pajak per baris

Pajak per baris dihitung dari nilai setiap baris. Bila diskon harus mengurangi pajak, isi diskonnya di kolom Diskon baris, bukan di Tambahan Diskon.

Harga termasuk pajak

Sakelar Harga termasuk pajak selalu tampil di atas tabel barang. Sakelar ini hanya berpengaruh pada baris yang memakai pajak. Nyalakan bila harga yang Anda ketik sudah termasuk PPN.

Contoh: 10 dus air mineral × Rp111.000, PPN 11%, harga termasuk pajak.

  • Jumlah baris: 10 × Rp111.000 = Rp1.110.000 (pajak tidak ditambahkan lagi)
  • Dasar pajak: Rp1.110.000 × 100 ÷ 111 = Rp1.000.000 (menjadi Sub Total)
  • Pajak: Rp110.000
  • Total: Rp1.110.000, sama dengan harga yang Anda ketik

Pemotongan PPh

Pakai Pemotongan bila pelanggan memotong pajak penghasilan, misalnya PPh 23 atas jasa. Pemotongan mengurangi sisa tagihan, tetapi tidak dihitung sebagai uang masuk ke kas.

  1. Di blok total tagihan, isi nama pemotongan, misalnya "PPh 23 (2%)".
  2. Isi tarifnya dalam %, atau jumlahnya dalam Rp.
  3. Periksa Sisa Tagihan. Angka inilah yang akan ditransfer pelanggan.
  4. Saat tagihan terbit, pemotongan tercatat di kartu Pembayaran dengan metode Pemotongan.

Tarif % dihitung dari Sub Total − Tambahan Diskon. Pajak dan biaya tidak ikut dihitung.

Contoh: jasa pemasangan rak Rp5.000.000 dengan PPN 11% dan Tambahan Diskon 10%.

  • Sub Total Rp5.000.000, Nilai diskon Rp500.000
  • Pajak 11% × Rp5.000.000 = Rp550.000
  • Total Rp5.000.000 − Rp500.000 + Rp550.000 = Rp5.050.000
  • Pemotongan PPh 23 (2%) = 2% × (Rp5.000.000 − Rp500.000) = Rp90.000
  • Sisa Tagihan = Rp5.050.000 − Rp90.000 = Rp4.960.000

Pelanggan mentransfer Rp4.960.000 dan memberi bukti potong. Tagihan menjadi Lunas.

Dokumen lama tidak dihitung ulang diam-diam

Dokumen yang dibuat sebelum aturan ini berlaku (31 Oktober 2026) tetap memakai dasar lama, yaitu Sub Total saja. Pada contoh di atas, dasar lama menghasilkan pemotongan Rp100.000. Dasar baru baru dipakai setelah dokumen itu Anda ubah dan simpan lagi.

Tips

Pemotongan diisi manual per tagihan. KasirXpert belum menghitung PPh otomatis dari jenis barang atau pelanggan.

Batas dan aturan

  • Maksimal 200 baris per dokumen.
  • Tag: maksimal 10, masing-masing 30 huruf. Referensi: maksimal 40 huruf.
  • Pajak dokumen: dokumen yang dibuat dari aplikasi Android memakai satu tarif untuk seluruh dokumen. Saat dibuka di web, form menampilkan kolom Pajak dokumen. Pilih Tanpa pajak di sana untuk beralih ke pajak per baris.
  • Draf, penawaran, dan pemesanan yang belum diproses bisa diubah lewat tombol Ubah di halaman detail.
  • Tagihan terbit bisa diubah selama belum ada pembayaran dan retur. Lihat mengubah dokumen yang sudah terbit.

Masalah yang sering terjadi

  • Muncul "Diskon melebihi harga barang" → diskon baris lebih besar dari kuantitas × harga → kecilkan diskonnya.
  • Muncul "Potongan melebihi subtotal" → Tambahan Diskon lebih besar dari Sub Total → periksa angka atau pilihan % / Rp.
  • Muncul "Isi nama pemotongan, mis. PPh 23 (2%)" → tarif pemotongan diisi tanpa nama → isi namanya.
  • Muncul "Pemotongan melebihi total" → jumlah pemotongan lebih besar dari Total → periksa tarif atau jumlahnya.
  • Muncul "Jatuh tempo tidak boleh sebelum tanggal faktur" → Tgl. Jatuh Tempo lebih awal dari Tgl. Transaksi → pilih termin lagi atau ubah tanggalnya.
  • Muncul "Pilih varian (barang bervarian dicatat per varian)" → produk bervarian belum dipilih variannya → pilih varian di kolom Produk.
  • Pemotongan tagihan lama berbeda dengan tagihan baru → tagihan lama masih memakai dasar Sub Total → normal. Dasar baru dipakai setelah tagihan itu diubah.

Pertanyaan umum

Apakah satu dokumen boleh berisi baris berpajak dan tanpa pajak?

Boleh. Pilih pajak per baris. Baris Tanpa pajak tidak menambah angka Pajak.

Kenapa angka di kolom Jumlah lebih besar dari kuantitas × harga?

Kolom itu sudah termasuk pajak baris. Sub Total di blok total tetap dihitung sebelum pajak.

Kenapa ongkos kirim tidak kena pajak?

Biaya pengiriman dan Biaya Transaksi dicatat di luar baris barang, jadi tidak dikenai pajak. Bila ongkos kirim harus berpajak, tambahkan sebagai baris produk jasa.

Apakah pemotongan PPh masuk Kas & Bank?

Tidak. Pemotongan hanya mengurangi sisa tagihan. Uang yang benar-benar masuk adalah pembayaran pelanggan.

Bisakah termin bawaan diatur per pelanggan?

Bisa. Isi Tempo bawaan (hari) di data perusahaan pelanggan. Form tagihan memakai angka itu saat pelanggan dipilih.

Apakah sales person harus staf terdaftar?

Tidak. Kolom ini teks bebas. Laporan mengelompokkan nama yang ditulis sama persis.

Masih butuh bantuan?

Chat CS di WhatsApp. Kami bantu sampai beres.

Chat CS di WhatsApp