Laporan susut menjawab pertanyaan penting toko segar: berapa banyak barang yang terbuang, berapa nilainya, dan berapa laba setelah dikurangi susut. Dari sini Anda tahu produk mana yang terlalu banyak dibeli atau cepat rusak.
Sebelum mulai
- Peran: pemilik, atau staf dengan izin Laporan. Bila peran memakai akses rinci, staf butuh aksi Laporan susut di menu Susut & barang buang.
- Paket: mulai paket Pro, juga selama uji coba 14 hari.
- Nilai Rupiah hanya tampil untuk peran yang boleh melihat HPP. Laba hanya tampil untuk peran yang juga boleh melihat laba. Peran lain melihat jumlah dan persen saja.
Membuka laporan susut
- Di menu samping dashboard web, buka Keuangan & laporan › Laporan. Tab Pusat Laporan terbuka.
- Pilih kategori Stok, lalu buka Susut & Barang Buang. Atau ketik "susut" di kotak Cari laporan….
- Pilih periode, outlet, dan kategori di bilah saringan.
- Pilih satu barang di Barang bila perlu. Bawaannya Semua barang.
- Atur centang Hitung selisih opname sebagai susut. Bawaannya tercentang.
Dari halaman Susut & barang buang, ketuk Laporan susut di kanan atas.
Isi laporan
Ringkasan
| Angka | Artinya |
|---|---|
| Total susut | Jumlah susut dari semua alasan. Barang berat dalam kg, barang lain dalam unit |
| Nilai susut (HPP) | Nilai susut dalam Rupiah, dibandingkan dengan periode lalu |
| Susut dari barang masuk | Susut dibagi barang yang masuk di periode itu |
| Susut dari terjual | Susut dibagi barang yang terjual |
| Laba kotor | Penjualan bersih nota kasir dikurangi HPP terjual, sebelum diskon nota |
| Laba setelah susut | Laba kotor dikurangi nilai susut |
Persen dihitung dari barang berat (kg) bila ada, atau dari jumlah unit bila tidak ada barang berat.
Grafik batang menampilkan Nilai susut per hari. Peran yang tidak boleh melihat HPP melihat Susut per hari (kg).
Tabel per produk
Kolom tabel: Produk · Satuan · Masuk · Terjual · Susut · Rusak · Kedaluwarsa · Hilang · Selisih opname · Nilai · % masuk · % terjual · Laba kotor · Laba setelah susut. Kolom Nilai dan laba hanya tampil untuk peran yang boleh melihatnya. Klik baris untuk membuka mutasi stok produk itu.
Yang perlu diperhatikan
Bagian ini menyorot:
- hingga 5 produk dengan susut 10 % atau lebih dari barang masuk, mulai dari persen terbesar,
- kenaikan nilai susut lebih dari 50 % dibanding periode sebelumnya, dan
- catatan susut yang barangnya belum punya HPP, sehingga dihitung Rp0.
Bila tidak ada yang perlu disorot, tertulis "Tidak ada barang dengan susut di atas 10% dari barang masuk."
Cara angka dihitung
- Susut = semua catatan Susut, Rusak / busuk, Kedaluwarsa, dan Hilang, baik dari catat susut cepat maupun dokumen penyesuaian stok. Bila Hitung selisih opname sebagai susut dicentang, selisih kurang dari stok opname ikut dihitung.
- Nilai susut = jumlah × HPP saat dicatat. Selisih opname dan catatan lama memakai HPP produk saat ini.
- Masuk = barang dari pembelian, terima transfer, dan stok awal.
- Terjual = penjualan kasir dan B2B dikurangi retur.
- Laba kotor = penjualan bersih nota kasir dikurangi HPP terjual, sama dengan laporan laba per produk. Faktur B2B tidak termasuk.
- % dibulatkan 1 angka di belakang koma. Bila pembaginya 0, tertulis "–".
Contoh satu minggu untuk Tomat:
| Angka | Nilai |
|---|---|
| Masuk | 50 kg |
| Terjual | 44 kg |
| Susut (rusak / busuk + susut) | 3 kg |
| HPP | Rp12.000/kg |
| Nilai susut | 3 × Rp12.000 = Rp36.000 |
| Susut % terhadap masuk | 3 ÷ 50 = 6,0 % |
| Susut % terhadap terjual | 3 ÷ 44 = 6,8 % |
| Laba kotor | Rp176.000 |
| Laba setelah susut | Rp176.000 − Rp36.000 = Rp140.000 |
Batas dan aturan
- Nilai susut memakai HPP. Produk tanpa HPP bernilai Rp0, jadi isi HPP produk agar angkanya benar.
- Kolom Rp, HPP, dan laba disembunyikan server untuk peran yang tidak boleh melihat HPP. Bukan hanya disembunyikan di layar.
- Tabel menampilkan paling banyak 1.000 produk. Bila lebih, tertulis, misalnya, "Menampilkan 1.000 dari 1.240 produk."
Masalah yang sering terjadi
- Laporan menulis "Belum ada susut atau barang buang di periode ini." → Belum ada catatan susut di periode itu. Perlebar periode, atau catat susut dulu.
- Nilai susut Rp0 padahal ada susut → Produknya belum punya HPP. Isi HPP lewat pembelian atau form produk.
- Kolom Rp dan laba tidak muncul → Peran Anda tidak boleh melihat HPP dan laba.
- Susut melonjak setelah stok opname → Hitung selisih opname sebagai susut tercentang. Hapus centangnya untuk melihat susut harian saja.
- Kartu Nilai susut menulis "Hanya pemilik & pengelola" → Peran Anda tidak boleh melihat HPP.
Pertanyaan umum
Berapa persen susut yang wajar?
Tergantung barangnya. Sayur daun biasanya lebih tinggi dari umbi. Bandingkan persen setiap produk dari minggu ke minggu, lalu sesuaikan jumlah belanja.
Apakah susut mengurangi laba di laporan laba rugi?
Laporan susut menampilkan Laba setelah susut sendiri. Lihat juga laporan laba rugi.
Bisakah laporan ini diekspor?
Bisa, seperti laporan lain di Pusat Laporan. Lihat ekspor laporan.
Apakah barang rusak dari supplier masuk susut?
Tidak. Barang rusak saat terima barang dicatat sebagai retur rusak ke supplier, bukan susut toko.
Apakah artikel ini membantu?
Terima kasih! Senang bisa membantu.
Terima kasih atas masukannya. Kami akan memperbaiki artikel ini. Butuh jawaban sekarang? Chat CS di WhatsApp.
Chat CS di WhatsApp. Kami bantu sampai beres.