Laporan Piutang Pelanggan menjawab "siapa yang masih berutang, berapa, sejak kapan, dan siapa yang perlu ditagih dulu". Laporan ini menggabungkan tiga sumber: kasbon, sisa pesanan DP, dan faktur B2B.
Sebelum mulai
- Peran: pemilik, atau staf dengan izin Laporan dan Pelanggan. Faktur B2B hanya tampil bagi yang boleh melihat penjualan B2B. Staf yang terikat outlet hanya melihat outletnya.
- Paket: mulai paket Basic, juga selama uji coba 14 hari. Di Gratis, laporan bergembok "Laporan ini ada di paket Basic".
- Angka dihitung per hari ini. Laporan ini tidak memakai pilihan periode.
Membuka laporan
- Di menu samping, buka Keuangan & laporan › Laporan.
- Di Pusat Laporan, pilih kategori Pelanggan, lalu ketuk Piutang Pelanggan.
- Pilih outlet bila perlu.
- Bila ada lebih dari satu sumber, pilih Sumber piutang: Semua, Kasbon, Pesanan DP, atau Faktur B2B.
Kartu angka
| Kartu | Arti |
|---|---|
| Total piutang | Semua sisa utang pelanggan, dengan jumlah nota/tagihan yang belum lunas |
| Pelanggan berutang | Jumlah pelanggan yang masih punya sisa |
| Lewat jatuh tempo | Sisa yang sudah lewat jatuh tempo, dan persennya dari total |
| Piutang tertua | Umur tagihan paling lama dalam hari, dengan nama pelanggannya |
Umur piutang
Setiap tagihan dihitung dari jatuh temponya, atau dari tanggal nota bila tidak ada jatuh tempo. Kelompoknya: Belum jatuh tempo, 1–30 hari, 31–60 hari, 61–90 hari, dan > 90 hari.
Tabel per pelanggan
Pelanggan diurutkan dari yang paling lama lewat jatuh tempo, lalu yang sisanya paling besar.
| Kolom | Isi |
|---|---|
| Pelanggan | Nama dan kontak |
| Tautan untuk menagih lewat WhatsApp, bila nomornya lengkap dan boleh Anda lihat | |
| Tagihan | Jumlah nota atau faktur yang belum lunas |
| Sisa utang | Total sisa, dengan rincian per kelompok umur |
| Tagihan tertua | Tanggal tagihan paling lama |
| Jatuh tempo terdekat | Tagihan berikutnya yang jatuh tempo |
| Bayar terakhir | Tanggal pembayaran terakhir, atau Belum pernah |
Ketuk satu pelanggan untuk membuka layar tempat menagih: kasbon pelanggan itu, daftar faktur B2B yang belum lunas, atau papan Pesanan & DP.
Di bawahnya ada tabel Dari mana angka ini (total per sumber dengan tombol Buka Kasbon, Buka Pesanan & DP, dan Buka Umur Piutang B2B) serta rincian per nota.
Contoh pada 28 Oktober di Toko Berkah Jaya:
| Pelanggan | Sumber | Jatuh tempo | Umur | Sisa |
|---|---|---|---|---|
| Bu Sri | Kasbon | 10 Oktober | 1–30 hari (18 hari) | Rp350.000 |
| Pak Darto | Pesanan DP | – (nota 2 Oktober) | 1–30 hari (26 hari) | Rp200.000 |
| CV Mitra Kantor | Faktur B2B | 15 November | Belum jatuh tempo | Rp1.500.000 |
| Total piutang | Rp2.050.000 |
Lewat jatuh tempo = Rp550.000, sekitar 27% dari total.
Kotak Yang perlu diperhatikan menyebut siapa yang perlu ditagih dulu, piutang di atas 90 hari, dan tagihan yang jatuh tempo dalam 7 hari.
Masalah yang sering terjadi
- Muncul "Tidak ada pelanggan yang berutang. Bagus!" → Semua kasbon, DP, dan faktur sudah lunas. → Tidak perlu tindakan.
- Ada catatan "… nota tempo (…) masih menunggu keputusan Anda dan belum dihitung di sini" → Nota tempo dari kasir belum disetujui. → Tinjau di Operasional › Transaksi › Perlu ditinjau.
- Faktur B2B tidak tampil → Anda tidak berhak melihat penjualan B2B, atau sumber disaring ke Kasbon. → Pilih Semua di Sumber piutang, atau minta izin ke pemilik.
- Tautan WhatsApp tidak ada → Nomor pelanggan kosong atau disamarkan untuk peran Anda. → Lengkapi nomor di data pelanggan, atau minta pemilik menagih.
- Pelanggan masih tampil padahal sudah bayar → Pembayaran belum dicatat di sumbernya. → Catat pembayaran di Kasbon, Pesanan & DP, atau Pembayaran diterima.
Pertanyaan umum
Apakah piutang dicatat ulang di laporan ini?
Tidak. Laporan hanya membaca kasbon, pesanan DP, dan faktur yang sudah ada. Totalnya sama dengan layar sumbernya masing-masing.
Bagaimana bila pelanggan membayar sebagian?
Sisa utang berkurang. Untuk kasbon, pembayaran mengurangi nota yang jatuh temponya paling awal dulu.
Apakah bisa diekspor?
Bisa, mulai paket Basic. File Excel memuat tabel per pelanggan dan rincian per nota sebagai sheet terpisah.
Kapan sebaiknya laporan ini dibuka?
Seminggu sekali sudah cukup untuk sebagian besar usaha. Tagih dulu pelanggan di urutan paling atas.
Apakah artikel ini membantu?
Terima kasih! Senang bisa membantu.
Terima kasih atas masukannya. Kami akan memperbaiki artikel ini. Butuh jawaban sekarang? Chat CS di WhatsApp.
Chat CS di WhatsApp. Kami bantu sampai beres.